Pungky Prayitno @ 2013. Diberdayakan oleh Blogger.

Ada Workhop Menulis Buat Cewek-cewek di Bekasi! :D


Tanggal 26 November 2011 nanti, sebuah komunitas menulis fiksi bernama Kampung Fiksi akan mengadakan sebuah kegiatan pelatihan menulis di Bekasi Cyber Park.
Kampung Fiksi adalah sebuah komunitas menulis yang digawangi oleh 8 penulis/pengarang perempuan yang sebagian besar bertemu di sebuah blog sosial, Kompasiana.
Kegiatan blog Kampung Fiksi ini merupakan kegiatan offline pertamanya setelah sebelumnya sepanjang tahun 2011 telah menyelenggarakan berbagai kegiatan online seputar menulis dan menulis fiksi. Beberapa buah buku hasil karya para penulis/pengarang di Kampung Fiksi juga terbit di pertengahan tahun 2011 secara self-published.
Melalui kegiatan workshop menulis yang diberi nama Workshop Perempuan Menulis dan Blogging ala Kampung Fiksi ini, Kampung Fiksi ingin menularkan kesenangan dan hasrat untuk menulis. Selain itu acara ini dimaksudkan untuk membantu sebuah penerbitan yang sedang berjuang untuk mencetak buku cerita anak berjudul Peri-peri Bersayap Pelangi dan nantinya akan disebarkan secara gratis ke rumah-rumah singgah anak-anak tidak mampu di sekitar pulau Jawa.
Beberapa nama yang akan mengisi acara Workshop Perempuan Menulis dan Blogging Ala Kampung Fiksi (Powered By Indosat) ini antara lain adalah Eka Situmorang-Sir (blogger perempuan aktif yang sudah banyak memenangkan penghargaan seputar blogging), Dhiratara Whidya (CEO PT. EVOLITERA e-publishing), Hazmi Srondol (penulis novel komedi Srondol Gayus ke Itali) dan moderator Andi Gunawan (penulis buku kumpulan puisi Kejutan!). Pelatihannya sendiri akan disampaikan oleh team Kampung Fiksi mengenai seputar menulis fiksi dan tips-tipsnya.
Kampung Fiksi juga menggandeng pihak Indosat sebagai sponsor sehingga acara ini nantinya juga akan dimeriahkan dengan berbagai hadiah dan merchandise dari Kampung Fiksi dan Indosat.
Dengan membayar Rp 50.000 untuk pendaftaran, peserta akan mendapat banyak sekali ilmu dan kesenangan. Karena terbatasnya tempat dan pertimbangan terjaganya kualitas pelatihan nanti, Kampung Fiksi membatasi jumlah peserta maksimal 60 orang. Begitu quota telah terpenuhi, maka pendaftaran harus kami tutup. Jadi tunggu apa lagi? Kami tunggu ya!

Workshop Perempuan Menulis dan Blogging Ala Kampung Fiksi, Powered by Indosat
Bekasi Cyber Park, Cyber Foodcourt, lt.2
Sabtu, 26 November 2011, jam 08.00 – 13.00
Pendaftaran: kampungfiksi@gmail.com
Biaya: Rp 50.000/peserta (mercahndise dari Kampung Fiksi dan Indosat, makalah workshop, snack box, voucher makan siang dan sertifikat)
Info lebih lanjut: www.kampungfiksi.com

Kata yang punya blog, barangsiapa yang komen di postingan ini dengan menyebutkan nama, alamat dan alasan kenapa kepengen ikut, akan dikasih tiket gratis buat ikutan Workshop! Karena ini workshop khusus cewek, jadi kalo cowok yang komen, bisa dikasih ke pacarnya atau sodaranya. Terserah, deh... Cuma tersedia 2 tiket! Buruaaan! Ditunggu yaa, paling lambat Sabtu, 19 November 2011! 
ttd: 
Emaknya Pungky yang postingin, soalnya Pungkynya lagi sakiiit... :(

Papapapapapapapapa

 Papa selalu bilang, anak pinter itu keren, anak sholeh itu keren dan anak Papa, harus jadi keren!
 
\

20102011
Selamat ulang taun Papa..
Semoga selalu sehat, selalu bahagia dan selalu keren.
Karena kalo Papa berhenti jadi keren, aku gak ada penyemangat untuk berusaha jadi keren.
Love ya! :)

Setelah Maret

dear, dustriver

sekarang tanggal dua puluh enam. kita merayakan hari jadi ke hampir dua kali dua belas bulan. kamu senang sayang?
aku tidak.

sekarang dua puluh enam september. sebentar lagi desember. sebentar lagi januari. dan tak berselang lama, kita sudah ada di maret. maret, sayang. aku selalu benci kalau ingat kita semakin dekat dengan maret. aku benci ketika ingat maret dan sekarang hanya berjeda hitungan bulan.

maret nanti kamu wisuda. meninggalkan mahasiswa dan menjadi satu gelar yang selalu tidak kamu suka. kamu selalu benci dengan mereka. kamu selalu bilang mereka adalah omong kosong. robot-robot manusia yang semakin membuat negeri ini sesak di lapangan pekerjaan. tapi maret nanti kamu harus. maret nanti kamu menjadi sebagian dari manusia-manusia yang paling tidak kamu suka. sarjana.

sayang, sebentar lagi maret. setelah hari bertoga. kamu bilang akan kembali ke kota tempat ibu dan bapak. meninggalkan kota yang membuat dua tahun kita istimewa. kamu akan pergi sayang. kamu akan pergi dan aku harus rela. aku harus melepas ikhlas. aku harus seperti kamu harus.

kemarin kamu bilang, kamu hanya akan pergi untuk bekerja. tidak lama. setelah uang cukup, kamu akan menjemputku di masa depan dan kita akan menjadi seperti hari ini lagi. hanya saja akan bersama rumah dan anak-anak. bersama Rottweiler cokelat bernama brownie, dan mobil chevrolet luv punya Ana. anak kita.

sayang, setelah maret kamu akan bekerja. dan tidak ada dari kita yang tau dimana dan kemana kamu menjadi pekerja. setelah maret sayang, kita akan dipisahkan jarak yang tidak pernah tau jauhnya. jarak yang aku sama sekali tidak berani berkira. aku takut. aku takut kalau jarak itu berkali-kali lipat lebih jauh daripada yang aku bayangkan. aku takut jarak itu membawa kamu lebih jauh daripada dia membawa mama jauh.

sayang, kita tidak pernah tau drama apa yang sedang tuhan rencanakan. dan aku sebenar-benar merasa takut. takut kalau tiba-tiba  jarak kita nanti mengantarkan kamu pada pemberhentian lain. takut kalau tiba-tiba ada peluk untuk kamu yang lebih hangat dari aku. takut kalau jarak ini tidak pernah mempertemukan kita lagi. dan Rottweiler cokelat serta chevrolet luv, harus aku tau ada di halaman lain.

sayang, nanti siapa yang mengusir laba-laba besar di kamar mandi kos ku? siapa yang mengisikan botol air panas waktu aku pms? siapa yang membuatkan kamu kopi hitam nomer empat setiap pagi? siapa yang akan selalu ada di kantin fisip setiap aku pulang kuliah? siapa yang akan membuat sambel bawang untuk telur goreng kamu? siapa yang akan mencuci penggorengan untuk oseng-oseng aku? siapa yang nanti memuji setiap masakan asal-asalan aku?

kalaupun nanti semuanya harus digantikan orang lain. semoga kita sanggup. semoga kita sanggup.
nanti setelah maret. kamu pergi dan aku akan menyiapkan diri untuk kemungkinan terburuk tentang kamu. sebagian yang istimewa dalam hidupku tidak lagi kembali. semoga aku sanggup.


26 september 2011

terima kasih untuk malam minggu ke 88 nya, sayang :)

Setiap Lebaran



setiap lebaran. selalu ada kabar tentang yang datang, dan yang pergi. yang lahir, dan yang mati. obrolan senang tentang kelahiran. juga cerita kenang tentang kematian.

setiap lebaran. jodoh yang katanya ditangan tuhan, tetap jadi pertanyaan andalan. bagi perawan-perawan dan bujang-bujang setengah matang.

setiap lebaran. generasi baru mengunjungi kuburan baru. diperkenalkan pada moyang-moyang terdahulu. selalu.

setiap lebaran. ada bahagia karena akhirnya jumpa. juga duka karena yang pergi tak berkabar ada.

setiap lebaran. si kaya membagi rupiahnya pada sodara yang tak berada. rejeki katanya. si miskin pura-pura tidak meminta. hanya tangannya menadah juta.

setiap lebaran. yang dewasa bertanya generasi di bawahnya. tentang cita-cita. tentang sukses yang harus secepatnya. anak-anak sibuk bermaya. masa depan masih lama. lebaran selanjutnya juga masih ada. masih ditanya.

setiap lebaran. ada dagangan yang mengantar ke kampung halaman. membawa asap-asap monster kota besar. malin kundang ingat pulang.

setiap lebaran. ada desa yang tiba-tiba kota. anak-anak pulang. membawa harta dan gaya. ada tua-tua yang tetap desa. sisa bangga anak sukses di kota.

setiap lebaran. ada yang tetap di jalan. mengais cuil kemenangan. merapal doa-doa. berburu harta. mumpung hari raya.

setiap lebaran. ada doa untuk sebelas bulan sesudahnya. semoga kita semua blablabla. ada satu hari setelahnya. yang maha dilupakan begitu saja. tinggal sisa doa. dan sisa kata semoga.

setiap lebaran. jeda 363 hari, menjadi kabar-kabar yang siap menghiasi hari fitri. beraduk bersama kuah opor dan ketupat nasi.


[repost] Puasa Mati Gaya




ngiseng setaun yang lalu. semoga masih bisa ngasih sesuatu yang etekeblekutukubluk buat temen-temen di bulan puasa yang ini.



Depok, 25 agustus 2011

hih. puasa kok mati gaya ;p

Ngabukurit

Gini deh nasib jadi anak kos. Bulan puasa berasa hampa. Apalagi di tambah tiket mudik yang kebagian tanggal 23. Ngeaaah. Masih lamaaaa. Dan he eh, nikmatin bulan ramadhan di kosan harus pinter-pinter ngisi waktu, kalo engga, ya wasalam deh death pose alias mati gaya. Dan sambil nunggu tanggal 23 dan akhirnya aku mudik, aku ngisi waktu luang deh dengan nyetok buku-buku baru di kamar kos. Yes. Membaca adalah makanan lezat di bulan puasa :D

Tiga hari yang lalu aku ke gramedia Purwokerto. Niatnya beli buku satu dulu. Buat simpenan dua atau tiga hari gitu. Ternyata si buku habis dalam satu jam padahal belom keesokan harinya. Yaah. Jadi deh keesokan harinya diisi dengan ke gramed lagi beli buku lagi dan sorenya bukunya tamat lagi dan malemnya ke gramed lagi. Padahal jarak kosan ke gramed itu lumanyun. Dan motor si pacar lagi hobi ngambek. Sukses banget ke gramed doang minjem motor sana sini -,-

Okey. Ini empat buku pertama yang aku beli dan udah aku tamatin semua. Buku lain menyusul yaa ;)


Kalo kamu suka sama penulis Indonesia, kamu pasti tau banget sama buku ini. Madre. Buku terbarunya Dee Lestari. Buku ke tujuh yang isinya kumpulan tulisan terpilih Dee Lestari selama 5 tahun terakhir. Madre sendiri adalah cerita pembuka yang disuguhkan dalam buku ini. Dan aku kehilangan kata untuk cerita ini. Kata yang gak pernah aku temuin untuk ngungkapin betapa ..... nya cerita ini. Madre bercerita tentang perjuangan sebuah toko roti kuno. Perjuangan modern dengan bau lama. Ah. Kalian harus baca sendiri! Sangat harus baca sendiri.

Cerita-cerita lain dalam buku ini bercerita tentang ibu dan janinnnya, cinta, reinkarnasi sampai kepada cerita pahlawan yang dikemas sangat sangat sangat lezat khas Dee Lestari. Tuturnya lembut, tapi tetap terbaca tegas dan maknanya sangat mengena. Tapi sayangnya, buat aku pribadi, buku ini hanya menghentak di awal. Suguhan Madre yang sangat luar biasa diteruskan dengan cerita lain yang kurang kuat. Gak seperti Rectoverso atau Filosofi Kopi yang setiap cerita punya kekuatannya sendiri-sendiri. Tapi yaa. Namanya buku Dee Lestari tetep aja top markotop endos gandos!

Kutipan favorit:
“Karena sebetulnya ndak ada yang sanggup menjual ibunya sendiri,” - Madre



Kalo kamu blogger, kamu pasti deket banget sama buku ini. Yap! Buku pertama karya Kak Indi. Blogger cantik yang unyunya kelewatan. Blogger mana yang gak kenal Kak Indi? Kayaknya satu dunia perngebloggan pernah di sapa sama dia :D

Buku ini mengangkat cerita nyata Kak Indi dan seorang hebat bernama Mika. Perempuan sakit yang hidupnya disemangati oleh laki-laki sakit. Iya, mereka sakit. Tapi mereka ‘hidup’. Dan buku ini menggambarkan bahwa jiwa mereka sangat ‘hidup’. Buat aku buku ini sederhana, tutur bercerita Kak Indi dalam buku ini khas anak muda. Polos. Apa adanya. Tapi kisahnya terbangun dengan wah. Semangat luar biasa dua muda yang hidupnya gak biasa. Inspiratif. Dan gak perlu mikir untuk mencerna tiap kalimatnya. Karena ya itu tadi, Kak Indi membangun wah bukunya dengan sederhana dan apa adanya.

Tapi sayang, ada satu hal yang ganggu dari buku ini. Tata letaknya! Entah dengan alesan apa ya, tapi penyusun buku ini mendisain setiap halamannya dengan latar belakang garis-garis, bunga-bunga dan font tulisan yang miring-miring. Iya sih jadinya lucu, tapi untuk yang matanya udah rusak kayak aku, baca buku ini lama-lama jadi sakit mata sendiri. Semacam sliweran karena halamannya keramean @,@
Dan baca buku ini gak seru kalo gak sekali baca. Harus sekali baca langsung tamat, soalnya nagih sih tiap halamannya. Dan susunan halamannnya itu tadi ngerusak acara huks T.T

Kutipan Favorit:
Aku ingat sekarang hari AIDS sedunia.
Banyak pita merah dimana-mana.
Aku tahu lambang itu artinya unvictory.

Tapi aku tetep senyum-senyum.
Karena aku tahu, kalo lambang itu dibalik, pasti keliatan seperti huruf V.

Victory... 

- Waktu Aku Sama Mika



Yay! Buku ini adalah salah satu buku yang aku tunggu-tunggu kehadirannya di gramedia Purwokerto. Kenapa? Karena yang nulis Om Srondol! Temen perngebloggan sejak setaun lalu yang kayaknya ngefans sama malem jumat. Tapi wajar sih kalo dia ngefans sama malem jumat, malem jumat kan dabel puasnya. Dapet enaknya, dapet pahalanya. Hahahahaha ya gak om?

Buku Srondol Gayus ke Italy adalah novel komedi yang nyeritain pengalaman si Om Srondol ini waktu  dinas ke Italy. Kenapa judulnya ada Gayusnya? Hahahaha liat aja foto-foto di facebooknya, bapaknya Thole ini secetakan banget sama Gayus. Untung secetakannya sama Gayus ya Om, coba kalo sama nastar. Eng...... :/
Buat aku, buku ini kayak krupuk abis digoreng yang baru aja mendarat ke koran saringan. Renyah dan panas! Cerita-cerita kocak ditulis dengan santai dan mengalir serr. Di tambah bumbu-bumbu aduhay ala cewek Italy yang bikin acara baca buku ini berasa gerah. Dan khas tulisannya Om Srondol, buku kocak ini juga dihiasi dengan sentilan-sentilan yahud tentang negeri-oh-indahnya ini. Yang menonjol dari buku ini buat aku, adalah keyoi-an Om Srondol yang sanggup bikin aku serasa ada di Italy beneran. Padahal Cuma baca buku. Tapi hawa Italy kerasanya dekeeeet banget di sekitaran. Lebay sih, tapi kenyataan. Gimana dongs :p

Tapi ada yang aku heran dari buku ini, kenapa di tulisnya novel komedi yaa? Buat aku ini lebih pas disebut sebagai novel petualangan. Hihihihi Dan kalo kamu baca buku ini, pasti ada satu hal yang membekas di kepala kamu setelahnya. “Bianca jadi ke Indonesia gak?” ngahahahahahahhaha :P
 
Kutipan Favorit:
“Kalau negaramu aku dengar laki-lakinya dominan sekali yah terhadap perempuan, sampai-sampai banyak kasus kekerasan dan poligami di negaramu?” tanya balik Bianca lembut tapi menyengat.
“Kalau dominan, negaraku pernah ada presiden perempuannya loh. Sedangkan negaramu kan, walaupun perempuannya dominan tapi seumur-umur tidak ada presiden perempuan,” jawabku.
“Ah, aku pikir, itu hanya kecelakaan sejarah saja....” - Srondol Gayus ke Italy



Nah ini nih. Ayo yang merasa aktivis-aktivis twitter ngacuuung!
Yes. Buku ini adalah buku yang ditulis oleh seikat aktivis twitter. Seikat? Gatau. Dia sendiri yang nyebut dirinya begitu. Seorang misterius yang di dunia maya menyebut dirinya ‘poconggg’. Buku ini katanya.. berhasil dengan penjualanan yang sangat waw! Cetakan pertama ludes dalam hitungan jam. Glek...
Kata orang seantero twitter ya, buku ini keren banget. Lucunya selangit bumi. Kocak abis. Bagussss dan buku teryoi taun ini. Ehem, itu kata orang ya. Kalo kata aku, buku ini... biasa. Entah selera humor aku yang aneh atau emang orang indonesia aja yang pada lebay, tapi demi apapun deh, buat aku buku ini garing. Banget. Yaa. Bisa bikin senyum-senyum emang. Bikin nyengir sekali dua kali. Tapi ya udah. Standar humor orang yang menghina dirinya sendiri dengan kemalangannya karena gak punya tangan dan sekujur badannya terikat kafan. Tapiiii.... ada beberapa bagian dari buku ini yang emang humornya cerdas. Nyentil dan cukup bikin nyengir.  Dan yang waw dari buku ini adalah penulisnya! Buat aku, orang dibalik akun poconggg ini adalah seorang jenius! Dia dengan alterego nya mampu menghimpun fans segitu banyaknya dan akhirnya bikin buku yang ludes dalam hitungan jam padahal dia baru pertama kali nulis buku. Dia jenius! Banget. Dia pinter baca peluang di negeri semilyar ababil ini. Dia cerdas memanfaatkan keadaan negara yang abegenya gampang di cuci otak. Dan itu bikin aku salut banget. Dia pasti bukan orang biasa.

Kutipan favorit:
Gue tau, tangan bisa menyentuh sesuatu yang tak tersentuh oleh hati. Tapi dibalik semua itu, hati bisa menyentuh sesuatu yang tak tersentuh oleh tangan. - Poconggg Juga Pocong


Purwokerto, besok 17an 2011
Udah ah. Empat buku dulu yaa. Ini bakso bawaan si pacar nyolek-nyolek mulu. Kata orang tua, gak baek nolak rejeki. 
cipok!