Pungky Prayitno @ 2013. Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label #Zenfinity2017. Tampilkan semua postingan

Zenfone Live, Karena Perempuan Berhak Merasa Cantik


Kalo kamu nggak bisa belajar menghargai orang lain, minimal jangan belajar menyakiti. Setuju gak? Eh hubungannya apa sama foto?
 
Jadi gini, banyak perempuan yang butuh hape dengan kamera bikin cantik kayak gini. Kadang bikin jauh banget dari aslinya, kulitnya jadi mulus mencling bagai sang surya menyinari dunia. Jadi lebih tirus, lebih putih, bibirnya lebih merona cipokable padahal aslinya gak gitu. Sebutlah Beautyplus, Beautify, atau fitur Beautylive kayak di hape ini, digandrungi sama banyak perempuan.

Kenapa? Karena kebanyakan kita lebih memilih menyakiti daripada diam. Emang kalo orang jerawatan harus dikomen ya, ih jerawatnya serem banget gradagan. Emang kalo cewek kulitnya gelap kenapa sih? harus ya dikomen "di tempat gelap jangan ketawa nanti giginya doang keliatan". Emang kalo cewek pipinya tembem kenapa, trus kita yang rugi? Emang kalo jidatnya lebar bikin hidup kita susah, jadi harus dinyinyirin? Kan enggak.

Menanti Zenfinity




Satu siang yang terik di Jakarta, sebuah pesan whatsapp mendarat ke hapeku.

"Jadi datang mba?"
"Jadi, om. Ini lagi di uber, bentar lagi sampe"
"Oke, hati-hati ya.."

Aku senyam senyum sendiri bacanya. Gimana enggak, pesan itu datang dari om Firman, head of public relation ASUS Indonesia. Waktu itu, aku lagi dalam perjalanan ke acara launching notebook ASUS yang harganya 95juta itu lho. Aku senyum karena ya ampun, om Firman kan pasti lagi sibuk banget ngurusin event, lagi ribet pakuwet di lokasi dan masih sempet-sempetnya nanya aku jadi datang atau enggak.

Buat aku ini penghargaan kecil yang mewah banget. Mereka memperlakukan blogger nggak sebatas relasi media atau yaa sekedar buzzer tukang promosi yang bisa dibayar lalu kelar. Kami sudah seperti teman, seperti sahabat, bahkan sekarang rasanya kayak keluarga.