Krik, gak ada jawaban. Kami terlanjur berhadapan dengan jalan
kecil, menanjak, penuh batu dan lubang, dengan sisi kanan... jurang. Modal
nekat, atau lebih tepat pasrah karena terlanjur gak bisa kemana-mana lagi,
Toyota Rush yang kami naiki, kami ajak menghajar jalanan di depan. Aku jelas
panik, karena kalau Ariev sedikit aja melakukan kesalahan, habislah kami masuk
jurang. Satu-satunya yang bisa kami harapkan saat itu adalah kemampuan dan
kekuatan Toyota Rush untuk terus jalan, sekalipun yang digilas adalah jalan
menanjak curam dan rusak. ENG ING ENG.
Tampilkan postingan dengan label Munduk Wilderness. Tampilkan semua postingan
Menguji Adrenaline di Surga Bali
Rabu, 21 Januari 2015
Langganan:
Postingan (Atom)