Pungky Prayitno @ 2013. Diberdayakan oleh Blogger.

Percantik Foto dengan Permainan Foreground


Jadi, mbak Nurul Noe, si travel blogger ngehe itu, beberapa waktu lalu nanya sama aku soal tren foto yang menurutnya gak enak dilihat. Katanya, kenapa sekarang lagi tren banget ya, beauty blogger bikin foto produk tapi objeknya dihalang-halangi dengan benda lain. Benda lainnya itu dibikin blur. 
 
Awalnya aku bingung foto kayak apa yang dimaksud. Trus dia kasih contohnya, dan ah, itu toh. Itu namanya bermain-main dengan foreground, mbakku.. Dan memang lagi heits abes.

Sekarang, kita bahas (agak) panjang lebar ya soal tren permainan foreground ini. Karena yaa, aku pun sedang demam sama yang satu ini. Saban bikin foto, sekarang digitu-gituin. Biar kekinian, sist..

(( digitu-gituin ))) 

Tips Foto Flatlay Keluar-Keluar Berantakan


Tau dong kalau sekarang lagi musim foto flatlay? Tenang, aku sudah pernah nulis tentang Tutorial Membuat Foto Flatlay, jadi yang masih buta banget bisa belajar awalannya dulu. Nah, salah satu gaya flatlay yang sangat kekinian, selain hand in frame, adalah keluar-keluar berantakan. Sumpah ya aku gak tau istilah aslinya tuh apaaaa. Pokoknya, itu tuh, flatlay yang kesannya banyak benda berserakan keluar dari tas atau pouch. Apa sih namanya sih?

Riuh Ramah Kampung Lawas Maspati


Ibu berdaster biru itu mendekatkan tubuhnya ke tubuhku, matanya basah, tanda sebentar lagi akan ada yang tumpah.

"Usia saya sudah 50 tahun, dik. Tapi belum menikah.."

Aku memilih diam, membalas ceritanya dengan tersenyum.

"Tapi saya kelihatan sehat kan?"

Aku mengangguk cepat. Berusaha segera kabur dari situasi yang bikin canggung ini. Rombongan masih jauh, aku yang jalan duluan ternyata harus nyangkut di depan rumah ibu berdaster biru. Yang gak menyebutkan nama, tapi tiba-tiba curhat sambil menangis.

"Alhamdulillah.. Hidup di sini bikin sehat, dik" Balasnya lagi. Kali ini dengan mata yang setengah mengering, tapi tetap sesungukan.

"Biasanya sehat karena bahagia, bu.. Tinggal di sini bahagia ya, bu?"

Balasku berusaha akrab. Tak ada jawaban, cuma ada cubitan kecil di tangan kiriku bersambut anggukan penuh tawa. Lah? xD

Review: Cetaphil Moisturizing Cream, Bikin Lembab dan Lembut!


Punya hobi panas-panasan, bukan berarti kulitku bisa gitu aja bersahabat sama matahari. Kulit terbakar itu langganan banget aku alami paling enggak sebulan sekali, ya pokoknya setiap balik dari maen panas-panasan, pasti langsung bermasalah. Ya burasan lah, ngelopek lah, iritasi, kemerahan, bahkan sampai perih berhari-hari. Jadi aku dan matahari itu semacam lagunya Naif, benci untuk mencinta.

Kalau lagi begini, mukaku cuma bisa akur sama sabun bayi. Sisanya sekip, bolos skincare sampai sembuh. Jadi ya, kulit yang kering ngelopek-ngelopek itu cuma ditempelin timun sama lidah buaya tiap hari, karena belum nemu pelembab yang cocok. Semua udah dicoba, dan semuanya perih. Kalau gak cocok, yang ada malah makin parah dan makin perih. Tau rasanya liat Fedi Nuril tiba-tiba nikah, gak? Nah begitu tuh pedihnya.

Tapi itu sebelum dua minggu yang lalu. Seperti jodoh, pelembab yang pas itu datang tepat pada waktunya. Kenalin, ini Cetaphil Moisturizing Cream, yang seketika jadi jawaban masalah kulit terbakarku. Ohyes.

Lunpia Delight, Sebuah Alasan Aku Berkunjung ke Semarang



"Abis makan Lunpia Delight, enaaaak banget!"

Kalimat itu rutin menghiasi hari-hariku belakangan ini. Dari seorang teman yang tinggal di Semarang, yang dengan isengnya, rajin membanjiri ponselku dengan foto lunpia kesukaannya. Lunpia Delight namanya. Aku, hanya bisa menelan liur sendiri. Lokasi kami terpisah jarak satu kali naik kereta api.

Review: Cetaphil Gentle Skin Cleanser, Bersihhh!



Selama ini, prinsipku kalau beli pembersih muka adalah ambil yang paling murah di etalase minimarket. Lha ngapain dipikirin amat? Buatku, dulu, pembersih muka itu yang penting berbusa banyak dan bikin keset. Udah. Soal membersihkan make up, itu urusan remover. Soal mengangkat sel kulit mati, urusan scrub. Soal melembabkan, bagiannya moisturizer. Soal move on dari masa lalu, itu urusan hati yang gak ada habisnya. Eh gimana?

Itu dulu.

Sampai sebulan lalu, aku kenalan sama Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Ini brand baru untuk kulitku, dan aku langsung sangat-sangat-sangat-sangat-jatuh-cinta. Sukses mengubah prinsipku seratus tujuh puluh sembilan derajat tentang pembersih muka.